Hm, hm... Ada dua kejadian...
Pertama... Itu adalah hari dimana saya jadi motodachi... Ups, mungkin banyak yang gak tau apa itu motodachi. Sepaham saya, motodachi itu seperti partner yang menggunakan sebagian atau lengkap dari bogu (armor) untuk berlatih pukulan men, kote, atau do. Yah, istilah gampangnya sasaran
Nnnaaaahhh~ *mulai #4L4y* waktu itu saya jadi motodachi untuk latian pukulan do (Tebasan badan. Sasarannya adalah sisi kiri atau kanan perut). Uh-oh, oke awalnya tak terlalu sakit, tapi lama-lama kok semakin... ergh... *tak dapat berkata-kata saking shock-nya*. Untung cuman 2 putaran aja. Dan bayangkan... yang memukul saya itu adalah cowok semua kurang lebih 9 orang. Ceweknya cuman satu. Ahahahahaha~
Ini hasil hari Minggu-nya... Kena cupang shinai, #LOL. Ini masih mending dari pada hari Senin kamaren. Lebamnya menyebar agak luas, hampir mendekati jahitan hernia saya. 危ない... =____=).
Dan akhirnya saya tepar pada hari itu. Kayak habis kerja rodi seminggu non-stop #4L4y /plak. #LOL
Kedua, setelah saya terkapar, malemnya dapet telepon dari bapak (yang hari itu lagi di luar kota sama adik saya). Mobilnya habis ditabrak sama sepeda motor. Haaah~ telepon itu membuat saya gak bisa istirahat sampai akhirnya si bapak dan adik dateng tengah malem.
Hoooh syukurlah, orangnya pada selamat...
Rasanya, hari Minggu kemaren benar-benar hari yang suangaaaath melelahkan dan Minggu bukan hari libur, itu kata si adik. =____=), tauk deh... #mulaigeje
No comments:
Post a Comment